Hubungan Bakat , Lingkungan Dan Minat

Bakat seseorang dilihat dari sejak lahir. Dimana seorang anak memiliki bakat yang diturunkan oleh kedua orang tuanya. Bakat ini adalah inborn. Bakat ini kita sebut dengan talent seseorang, dimana talent ini perlu dikembangkan di dalam lingkungannya , sehingga timbul rasa suka dan rasa ketertarikan pada bakatnya, tanpa ada yang memerintahnya. 
Misalnya :
Seorang anak memiliki bakat bawaan "teknik dan mekanik" ke arah komputer. Dia dilahirkan dalam keluarga pedagang. Ayah dan ibunya mendidik anak ini agar memilik enterpreneurship dalam dunia kerja (lingkungan). Ketika anak ini beranjak dewasa , menurut anda anak ini apakah akan berdagang atau memilih komputer ?
Jawabannya :
Berdagang, mengapa karena 70% lingkungan akan mempengaruhi dia. Bila anak ini tidak pernah diberikan pelajaran komputer atau berhubungan dengan komputer, maka secara inborn 30% tidak mempengaruhi minat dia untuk berdagang daripada memilih komputer , karena tumbuh dan berkembang dari keluarga pedagang. Bilamana sejak kecil dia diperkenalkan komputer sesuai dengan bakatnya 30% , dimana dia tumbuh dan berkembang di lingkungan pedagang maka dia akan memilih pedagangan komputer. Maka dapat disimpulkan bahwa

BAKAT/INBORN (30%) + LINGKUNGAN (70%) = MINAT (100%)

Jadi Minat pada dasarnya adalah penerimaan akan suatu hubungan antara diri sendiri dengan sesuatu di luar dirinya. Jika menggunakan rumusan diatas maka minat ini akan berhubungan erat dengan bakat yang dimiliki sehingga dalam mengerjakan sesuatu pekerjaan , merasakan nyaman dalam pekerjaannya. Maka ketahuilah sejak dini Bakat Anda akan membawa anda lebih mudah bagi anda untuk ditransformasi kepada lingkungan yang sesuai dengan bakat anda sehingga anda mengetahui minat anda ke arah mana anda akan melangkah.