Senin, 12 April 2010

RENCANA DINI TERHADAP SEORANG ANAK

Seringkali orang tua memiliki banyak rencana baik di dalam keluarga , perusahaan, masa depan keluarga dan karir. Tapi ada satu hal yang terlewatkan dari orang tua adalah rencana kedepan dari seorang anak. Orang tua hanya berpikir pada tingkat bagaimana anak dapat menjadi pandai dan dapat berkompetisi di masa depan. Hal itu terbukti ketika seorang anak menginjak usia remaja setelah lulus dari SMA bertanya "Kemana aku harus melanjutkan kuliah ? " atau "Bidang mana yang aku harus pilih ?" . Kemungkinan mereka memilih karena lingkungan / teman-teman mereka atau orang tua mereka yang menentukan. Pertanyaan -pertanyaan ini akan membuat pusing orang tua, tanpa disadari pertanyaan tersebut memberikan arti bahwa tidak adanya kesiapan dari seorang anak melangkah kedepan. Setelah anak ini melangkah pada dunia kerja, ia bahkan tidak bekerja pada bidang yang dipelajarinya selama kuliah.
Dari kejadian diatas menyatakan bahwa apakah anak tersebut sesuai dengan harapan orang tua dapat berkompetisi di masa depan ? sedangkan anak tersebut bekerja pada bidang yang lain dari yang dia pelajari. Berapa uang dan waktu yang terbuang untuk proses pembelajaran seorang anak ?........... Tentu tak ternilai. Maka perlu orang tua perlu memikirkan sejak dini apa rencana mereka terhadap anak mereka. Perencanaan dini ini tidak akan lepas dari bakat / potensi anak yang perlu diketahui sejak dini oleh orang tua sehingga mereka dapat diarahkan dan dioptimalkan selama proses pembelajaran sesuai dengan potensi yang dimiliki. Hal ini perlu dianalisa dan diteliti sejak dini untuk langkah kedepan supaya anak ini dapat dipersiapkan dari segi waktu dan biaya dapat menunjang ke arah masa depan yang lebih berkompetisi. Pemeriksaan ini dapat dilakukan dengan test yang diselenggarakan oleh MME (Mind Measurement Education) dimana hasil yang didapatkan membantu orang tua mengenal dan merencanakan sejak dini langkah dari seorang anak.