Postingan

Hubungan Bakat , Lingkungan Dan Minat

Bakat seseorang dilihat dari sejak lahir. Dimana seorang anak memiliki bakat yang diturunkan oleh kedua orang tuanya. Bakat ini adalah inborn. Bakat ini kita sebut dengan talent seseorang, dimana talent ini perlu dikembangkan di dalam lingkungannya , sehingga timbul rasa suka dan rasa ketertarikan pada bakatnya, tanpa ada yang memerintahnya.  Misalnya : Seorang anak memiliki bakat bawaan "teknik dan mekanik" ke arah komputer. Dia dilahirkan dalam keluarga pedagang. Ayah dan ibunya mendidik anak ini agar memilik enterpreneurship dalam dunia kerja (lingkungan). Ketika anak ini beranjak dewasa , menurut anda anak ini apakah akan berdagang atau memilih komputer ? Jawabannya : Berdagang, mengapa karena 70% lingkungan akan mempengaruhi dia. Bila anak ini tidak pernah diberikan pelajaran komputer atau berhubungan dengan komputer, maka secara inborn 30% tidak mempengaruhi minat dia untuk berdagang daripada memilih komputer , karena tumbuh dan berkembang dari keluarga pedagang. Bi

HUBUNGAN SIDIK, OTAK MANUSIA DAN KESEHATAN

S idik jari merupakan pattern / pola yang dibawa sewaktu lahir, cirinya tidak ada perubahan apapun dari sidik jari mulai dia terbentuk sampai pada waktu dia tiada. Pengertian diatas menunjukkan sidik jari bersifat tetap / tidak berubah. Mengacu pada sifatnya yang konsisten maka orang mulai mempelajari pola sidik jari berdasarkan data yang dimiliki. Karena sewaktu lahir sudah ada maka disebut inborn, maka sidik jari mempelajari inborn intelligent. Adapun hal-hal yang di dapatkan dari pola sidik sebagai berikut : 1. Secara inborn menyebabkan otak yang terbentuk (bawaan lahir) dapat dibaca pada sidik jari tangan. Setiap sidik jari tangan kita mewakili setiap bagian otak besar manusia seperti pra frontal lobes, Pariental Lobes, Frontal Lobes, Temporal Lobes dan Occipital Lobes. Kelima bagian dari otak manusia tersebut mendapatkan penelitian hubungan dari kelima jari tangan kiri dan kanan manusia. 2. Hubungan sidik jari dengan sidik telapak kaki menyingkapkan hubungan antara otak de

GEJALA PADA ANAK YANG KEKURANGAN OKSIGEN (HIPOKSIA)

H al belajar adalah terdeteksi ketika anak anda mulai belajar. Saat itu orang tua baru menyadari adanya kekurangan pada anak mereka. Ada beberapa kasus yang ditemukan pada penelitian MME (Mind Measurement Education) dimana ada beberapa anak yang memiliki ciri sebagai berikut yang tanpa disadari oleh orang tua antara lain : 1. Ketika anak belajar terlalu/ agak lama belajar maka timbul masalah menguap dari mulut si anak. Orang tua akan merasa jengkel mengira bahwa anak tersebut malas dan membuat alasan untuk tidak belajar karena mengantuk. 2. Anak tidak dapat belajar dengan duduk diam (fokus) sehingga banyak alasan bagi si anak untuk meninggalkan tempat duduknya. 3. Ketika menjelang masa puber , si anak kelihatan mulai malas untuk bergerak / melakukan sesuatu. 4. Anak akan menyalahkan diri sendiri ketika ia ingin melakukan sesuatu tetapi tidak dapat diselesaikan. Membuat anak merasa jengkel terhadap dirinya karena tidak tercapai. 5. Tidak adanya percaya diri yang tinggi dan tidak ad

SIDIK JARI DAN SIDIK KAKI DOWNSYNDROME

Gambar
Gambar diatas menunjukkan adanya seorang yang downsyndrom. Dimana memiliki ciri analyst sidik sebagai berikut : 1. Memiliki ATD yang cenderung tinggi (nominal sudut yang besar). 2. Memiliki jantung dan paru-paru yang kurang bagus pada pola sidik tangan. 3. Kecenderungan pola sidik yang dimiliki pattern Loop. 4. Kesehatan / Stamina yang kurang bagus, cepat sekali lelah pada sidik kaki. 5. Ukuran dari tiap jari yang tidak proposional. Kelima ciri diatas menunjukkan aspek pola sidik Downsyndrom. Pola tersebut dapat diketahui sejak dini sejak bayi. Melihat pola tersebut sejak dini membuat kita memiliki banyak waktu untuk membawa anak tersebut kearah yang lebih dimana dimiliki oleh sang anak.

DERMATOGLYPHICS MEMBANTU SESEORANG MENGANALISA INBORN

ILMU DERMATOGLYPHICS Melihat perkembangan Dermatoglyphics di Indonesia sejak tahun 2006 sampai sekarang semakin merosot. Dimana adanya informasi di tahun 2012 mengenai pernyataan bahwa Dermatoglyphics merupakan "ilmu semu" oleh seorang pakar psikologi di Indonesia. Sejalan dengan itu saya baru mengetahui penekanan dan tujuan daripada dermatoglyphics di Indonesia memiliki arti yang sempit dimana mereka ditentang karena mereka hanya menonjolkan sebagai penganalisa bakat dan minat seseorang saja. Lebih daripada analisa tersebut Dermatoglyphics merupakan tools / alat yang baik dari seseorang untuk mengetahui sejak dini sifat / alamiah sejak lahir. Adapun beberapa kasus yang telah kita tangani dalam melihat sifat bawaan dan lingkungan : KASUS 1: Seorang anak berusia 4 bulan , bagaimana dia dilahirkan dengan fisik yang normal. Anda tidak mengetahui bahwa anak tersebut merupakan anak yang terlambat bicara. Anda baru mengetahui setelah dia bertumbuh. Baru anda sadari bahwa an

KAMI BEDA

B ila melihat perkembangan fingerprint saat ini di Indonesia , tidaklah terorganisasi dengan baik. Di luar negeri seperti Amerika didirikan assosiasi yang mengorganisasi fingerprint seperti ADA (America Dermatoglyphics Association) dan di China terdapat CDA (China Dermatoglyphics Association). MME (Mind Measurement Education) bernaung CDA dengan kantor pusat kami di Taiwan.            Kami juga adalah organisasi pendidikan yang mempelajari dan mengembangkan fingerprint (sidik jari). Orientasi kami bukan database dari komputer, melainkan dapat menganalisa langsung dari fingerprint (sidik jari seseorang) tanpa perlu bersandar dari database komputer. Analisa tersebut merupakan pendidikan kami sebagai seorang analist fingerprint. Hal ini kami beda dengan yang lain.            Seorang analyst memerlukan riset yang diuji baik secara Nasional (Indonesia) dan International (pengakuan dari CDA). Tidaklah mudah bagi seorang yang bertitle Analyst , selain riset dan ujian juga diperlukan pengaku

BAKAT DAN MINAT

B akat seseorang pastilah dimiliki oleh setiap manusia. Tidaklah mungkin seorang manusia dilahirkan tanpa memiliki bakat. Bakat seseorang seiring dengan lingkungan yang diberikan akan menimbulkan minat bagi seorang anak untuk berkecimpung di dunianya. Hal ini diperkuat dengan pembelajaran seorang anak dimana sejak kecil dilatih dan dididik dalam beberapa aspek pembelajaran seperti kursus menari, komputer, art and craft, english, mandarin, pelajaran, piano, balet dan sebagainya. Bagi anak , hal ini tidak dapat terbantahkan sebab orang tua mereka yang membiayainya. Lambat laun ketika beranjak dewasa menjadi remaja maka beberapa aspek pembelajaran tersebut mulai terkurangi karena mereka mulai memilih dan memilah sesuai dengan minat mereka. Sampai pada puncaknya, mereka memasuki pemilihan terhadap kejuruan sesuai dengan minat mereka. P ada dasarnya manusia dilahirkan memiliki bakat tapi hal tersebut tidak disadari olehnya sampai ia menemukan lingkungan yang sesuai dan menjadikan dia unggul